Basmallah

Jangan lupa dalam melakukan sesuatu diawali dengan bismillah.

Tunaikan selagi mampu

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"

Rabu, 09 Juli 2014

Berjumpa dengan sang penggerak

Kemarin di acara irama P3R 1435H di masjid Salman menghadirkan pak Ricky Elson. Pasti kalian tau lah siapa beliau? cari sendiri aja ya, banyak kok di mbah google. Hehehe.
Pertama kali aku tau ini itu dari temenku, Jeanne Isbeanny. Dia pernah bikin tautan tentang beliau. Dan memang bener, beliau itu memang inspiratif dan ahli teknologi motor penggerak listrik . Dan akupun benar-benar melihatnya dari dekat. Dengan keisenganku, aku nge-whatsapp si Jen "Eh, ada pak Ricky Elson loh :-P ". Dan dia bilang, ngefans banget sama beliau. Percaya kan, bahwa beliau itu hebat. Buktinya temenku aja bilang gitu.
Beliau berbagi pengalaman dan kehidupan sampai menuju negeri sakura. Beliau tak menyangka bisa sampai ke sana. Beliau hanya bermodalkan keyakinan yang benar-benar kuat dan memang bisa walaupun belum pernah mencobanya sekalipun. Beliau selalu yakin bahwa Alloh tak pernah tidur, Dia selalu mendengar apapun yang hamba-Nya pinta. Alloh selalu menguji hambaNya sehingga akan meningkat pula keimanannya, dan pastilah Alloh selalu memberikan jalan keluarnya.
Beliau mengatakan bahwa di Jepang itu yang namanya ngeyel itu penting. Dengan mengeyel itu pasti ada yang namanya kekurangan, keluhan dan kesalahan. Sehingga orang akan memperbaiki apa yang dieyelkan. Begitu katanya.
Dan satu hal yang paling aku ingat yaitu " Jika sedetik itu juga motivasimu turun, maka detik itu pula turunlah moralmu. Dan ketika kamu tahu suatu hal, maka akan ada tanggung jawab di pundakmu"



Pikiran Sejenak

Baru kusadari bahwa yang namanya jauh dari orang-orang yang terdekat itu sangat  menyiksa. Kenapa aku bisa berkata begitu? Di saat itu juga kamu akan merasakan artinya merindu. Hehehe. Walaupun aku udah pernah jauh dari rumah selama 3 tahun, di sana masih adanya pengawasan dari orang-orang sekitar, masih bisa pulang paling lama 2 bulan baru pulang. Namun, sekarang hal itu sangatlah berbeda. Aku bisa melakukan apapun yang aku suka, tanpa ada sedikitpun orang yang mengetahui ketika aku berada di jalan yang salah, main ke sana sini terserah, mau makan atau tidak ya bukan urusan orang lain, mau mandi atau gak juga sama itu gak penting. Itu semua bakal kembali ke aku sendiri. Ketika aku senang, yang lain hanya turut tersenyum, setelah itu melangkah pergi.
Ketika aku jatuh, akupun harus bisa bangkit. Tidak ada orang-orang yang mau membangkitkan diriku kecuali aku sendiri. Paling mereka hanya bisa bilang "Semangat ya". Udah cuman itu aja. Yang bisa melakukan semua itu hanya diriku sendiri. Ya itu lah sebenarnya yang namanya hidup. Kata temen-temenku itu "Hidup itu memang keras". Ah, bener sekali kan? Ini belum lah seberapa kawan. Masih banyak jalan yang harus ditempuh di depan sana. Masih banyak duri-duri yang  harus kau singkrkan ketika kau menemuinya. Jangan pernah kau menggantung pada orang lain, gantunglah semangat-semangat itu dalam diri anda sendiri. Dan percayalah pada keyakinan yang kau miliki dan Alloh pasti akan bersama prasangka hamba-hambaNya yang mau dijalanNya.

Senin, 07 Juli 2014

Perjuangan untuk mengenalmu

Ini tulisan seharusnya sudah aku canangkan bulan kemarin, tapi aku baru kepikiran sekarang. Hehehe. Terlalu berbelit- belit ini ^_^
Awalnya aku gak tau kenapa mau ikutan unit robotika (URO) padahal sama sekali gak ada basic di bidang itu. Iseng dan nekat mungkin. Atau juga mungkin gara-gara dulu pengin masuk elektro cuma pengin bikin robot aja dan malah masuknya di Metrologi Instrumentasi. Dan sampai sekarangpun tetap aja harus belajar ekstra.
Untuk menjadi kru Robotika, awalnya harus menjalani serangkaian kegiatan (day). Tepat mulainya aku lupa, mungkin bulan Maret. Oh iya, URO itu selalu buka oprec pas semester genap (beda sendiri). Pas day 0 itu, peserta workshop hampir 400 orang loh, keren kan ? Tapi yang namanya seleksi alam itu sendiri memang benar adanya. Day-day berikutnya pasti berkurang.
Materi yang didapat pas Day itu solidworks, line follower, proteus, codeversion, altium dan mungkin masih ada lagi (pokoknya mah ada di logbook). Selain ittu juga ada tugasnya ya itu bikin line follower(tubes1) ber 6 orang, sismin (tubes 2) harusnya bertiga tapi ngilang satu, tubes 3 itu bikinnya satu angkatan. Lumayan banyak kan???
Semangatku hampir akan tenggelam, ketika tubes 2. Kenapa ya? Tugasnya masih terlalu susah untuk dipahami oleh aku yang belum ngerti ditambah kita cuman berdua. Alhamdulillahnya, partnerku yang satu ini, orangnya sudah menyatu dengan yang namanya dunia robot jadi tidak terlalu susah untuk dikerjain buat kita berdua khususnya buat dia. Hehe. Aku juga pernah bilang padanya, pengin udahan dan udah gak ngerti lagi. Tapi ya itu dia jawabnya "kalo udahan, nanti aku sama siapa dong? aku juga udahan berarti." Ini sih kalo gak salah dia bilang gitu. Pokoknya pas tubes 2 itu sampai ngerjain pagi sampe sore bahkan malem pun iya dan dibelain ke kosannya.
Dan setelah itu, aku sudah merasa lelah bagaimana nantinya. Mau diterima atau tidak jadi kru URO nantinya. Yang penting, dari day-day yang telah aku jalani benar-benar sangat bermanfaat dan sesuatu yang sangat baru dalam duniaku.
Day terakhir itu day 8, dapet jarkom suruh bawa spek dan kumpul pada sore hari.  Ada berbagai kegiatan yang harus dilakukan sama satu angkatan. Dan malam harinya, kita di ajak ke baksil. Di sana, kita benar-benar merasa bersalah. Kita satu angkatan, belum betul-betul saling mengenal. Namapun saja ada yang belum tau, apalgi ke angkatan atas. Kita masih belum respect terhadap teman sendiri. Padahal saling mengingatkan merupakan suatu kewajiban dalam tim nantinya. Pada saat itu kita akhirnya dilantik menjadi kru robotika. Sebelumnya, aku gak menyangka bisa menjadi bagian dari URO ini. Tepatnya tanggal 8 June 2014. ^_^
Ganbatte for kru URO angkatan 6 ^_^

Minggu, 06 Juli 2014

Sehat untuk Berjihad

Puasa itu identik dengan menahan lapar dan minum dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Padahal bukan hanya sekedar makna itu saja, namun menahan diri dari segala yang dilarang oleh Alloh. Dari berpuasa juga, kita mendapatkan berbagai manfaat untuk kesehatan seperti mencegah jantung koroner, kualitas tidur meningkat, meningkatkan hormon endorfin dan hemat. Kok bisa? Ya tentu saja bisa. Dalam berpuasa pola makan kita diatur yang menyebabkan sistem dalam tubuh bekerja secara seimbang yang diimbangi pula dengan aktivitas yang dilakukan seperti biasanya. Dalam melakukan aktivitas, tubuh menghasilkan NO (Nitrogen oxide) yang mampu mengurangi penyempitan pembuluh darah. Meningkatnya kualitas tidur disebabkan oleh makanan yang dimakan tidak berlebihan dan biasanya dalam berbuka diawali dengan makanan yang manis. Hal ini dilakukan agar lambung tidak kaget dalam mencerna makanan yang masuk pertama kali. Posisi tidur yang baik juga perlu diperhatikan yaitu dengan posisi miring ke kanan karena tidak akan mengganggu kerja jantung. Tidur berkualitas juga ditentukan oleh seberapa lelah seseorang dalam melakukan aktivitas dan seberapa nyenyak ketika tidur walaupun waktu tidur hanya sebentar.  Ketika berpuasa, hormone endorphin di dalam tubuh akan meningkat yang akan mengurangi peyakit maag dan emosi dapat dikontrol. Penyakit maag kambuh dapat diakibatkan oleh stress yang berlebih. Kalau semakin hemat ini relative tergantung gaya hidup seseorang. Pada bulan puasa, banyak yang memberikan buka dan sahur secara cuma-cuma alias gratis.  Apalagi bulan Ramadhan ini penuh berkah dan pahalanya dilipatgandakan. Sehingga dijamin tidak akan kelaparan dan bingung untuk mencari makanan. Namun, buat sebagian orang mungkin  lebih memilih untuk menspesialkan menunya ketika buka dan sahur karena moment puasa itu hanya satu bulan sekali dalam satu tahun. Sehingga melakukan hal yang lebih ketika puasa dan selama baik itu tidak apa-apa.  Setelah kita tahu, betapa banyak manfaat yang diperoleh ketika berpuasa seharusnya semakin membuat diri kita semakin dekat dan tunduk terhadap Sang Pencipta.  Kita telah diberikan tubuh yang sehat yang dapat digunakan untuk melakuan kegiatan-kegiatan yang diatur-Nya. Selama bulan Ramadhan, kegiatan yang dilakukan harus berilai ibadah  dan terus meningkat, jangan sampai kita menjadi seorang yang merugi. Dulanglah pahala sebanyak-banyaknya dengan beribadah yang sebaik-baiknya. Ada tips kegiatan yang dapat dilakukan selama Ramadhan, namun untuk bulan selanjutnya juga yaitu bangun ketika 1/3 malam terakhir dan bertahajudlah karena dapat menstabilkan imun, melakukan sahur dan dilanjutkan dengan sholat shubuh,  sholat dhuha yang dapat merefresh penatnya hari, tidur siang, membaca al-qur’an, dan melakukan aktivat-aktivitas yang lainnya.